All for Joomla All for Webmasters

Annual Meeting Yayasan Thalita

thalita.jpg

“Maka kita harus merubah pola kinerja ,harus merubah mental dan harus merubah pola piker sehingga kita dapat mempertahankan kedaulatan kita “

Senin tanggal 30 Mei 2016 tonggak sejarah perjalanan usaha diranah kebutuhan manusia dari kebutuhan hakiki,papan,sandang, pangan. Yayasan Thalita mengambil jadwal Annual Meeting bertempat di Inna Hotel Denpasar,dengan Tema “ THALITA BANGKIT “ada hal yang menarik dalam annual Meeting tersebut adalah peserta meeting adalah dari 6,enam cabang operasional Thalita,kesemuanya membawa laporan edit value berupa angka pencapaian,dan dalam hitungan ratusan hektar dan hitungan milyar rupiah. yang kesemuanya angka pencapaean internal Thalita dan tidak untuk konsumsi publikasi umum,hanya terbersit analisa bahwa selama ini rupanya Lembaga Yayasan Thalita yang semula banyak divisi,ada agent pengalengan sarden,Travel Agent,Lawyer,dan sebentar lagi akan mendapat lisenci dari Brazil produk-produk sold agent pembangkit listrik di seluruh Indonesia.

Dengan unit usaha komersialnya PT.Talitha Cahaya Riau Utami adalah Distributor tunggal pupuk organic produksi dari PT.Indo Ajida tama yang berpusat di Solo untuk melayani para petani yang selama ini para petani terjerat kesulitan adanya harga pupuk yang mahal dan langka stock nya. Dengan hadirnya PT.Talitha Cahaya Riau Utami beserta enam cabangnya telah berbuat tanpa ceremonial launsing terlebih dahulu melainkan langsung berbuat untuk masyarakat luas selama beberapa tahun belakangan ini.pasalnya petani cukup memakai pupuk tersebut diujicobakan pada tanamanya tanpa bayar kemudian setelah panen dan berhasil meningkatkan mutu dan hasil panenya maka setelah itu kita kerjasama Kost sharing dengan petani.

Dan selama ini sudah berjalan dengan baik. perusahaan tinggal menyediakan stocknya saja.dan para petani selama ini merasa dibantu.satu hal yang menggembirakan adalah luasnya area pertanian yang belum tergarap.namun sebaliknya saat ini banyak diantara kaum muda yang enggan menjadi petani ini kendala ,bahkan ini juga terjadi di Bali kaum muda memilih bekerja disektor Pariwisata yang tidak kotor kata seorang peserta meeting dari Bali.padahal H.Nurianto sang pemilik usaha menyampaikan untuk di Bali saja masih butuh sekitar 500 hektar tukasnya.Annual Meeting tersebut sekarang ini tinggal memetik hasilnya sekaligus evaluasi dan perbaikan strategynya.lebih jauh H.Nurianto telah berpikir dan mengantisipasi bagaimana menghadapi MEA sebentar lagi jika kita tidak berbuat sementara di Indonesia dalam genggaman asing dan aseng.

Maka kita harus merubah pola kinerja ,harus merubah mental dan harus merubah pola piker sehingga kita dapat mempertahankan kedaulatan kita.suara umat tidak puas dengan mendengarkan presentasi peserta yang telah menampilkan angka pantastis,maka kita mengkorek sang pelopor Nurianto pernyataanya mengejutkan bahwa dirinya selama ini memang diam-diam melakukan proyek yang tidak banyak orang tau,hanya Alloh saja yang mahatau walaupun mungkin teman-teman ada yang berpikir negative karena pak Nur selama ini dimana tetapi selama ini mondar mandir di perkebunan,ladang hutan,membangun satu kemaslakatan umat yang lebih besar,dan saat ini saya merasa bersyukur bahwa hasil dari jerih payah usaha saya perusahaan saya saat ini sudah di enam cabang ,Jambi,Bangka Belitung,Riau NTB,dan jawa timur ditambah nanti di Sulawesi tenggara,lebih bersyukur lagi bahwa saya diberikan kemudahan dari Alloh SWT,dengan tidak membayar jaminan yang biasanya nominal jaminan mencapai 40 milyar,akan tetapi mereka percaya komitmen saya,dan itu semua saya pertaruhkan nama dan reputasi saya.

Visi misi saya selama ini bagaimana meningkatkan taraf hidup para petani.harapan bapak sekarang ini apa sebenarnya…pertanyaan belum selesai sudah dijawab…harapan saya sekarang ini hanya keberkahan saja karena semua sudah saya lampaui,anak-anak sudah mentas semua karena Thalita ini marwahnya adalah anak saya maka dengan segala kekuatan saya akan saya pertahankan,distributor tersebut berangkat dari Riau.jadi berbuat baik itu tidak boleh berhenti.karena Talitha menjadi distributor tersebut sudah skala Nasional,insyaaAlloh kantor kedepan akan saya pindahkan ke Bali atau ke Jakarta.semoga ini didukung oleh istri saya yang cantik ini tanpa ngomel,ntar saya sakit harapnya penuh makna diaminin oleh sang istri yang juga berkarier sebagai pengusaha,dosen dan dibeberapa organisatoris.

Bagikan

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Top